Jumat, 10 Juni 2011

SEMINAR GIPIKA & MAGASING 2011





seminar MAGASING  primagama martapura dan banjarbaru pada tgl 29 mei 2011 siswanya sangat antusias.seminar ini dengan nara sumber A.BASTARI,M.S.i. dari jakarta.



seminar juga dihadiri TIM SMART MATEMATIKA PG yg tidak kalah cantik2 dengan pramugari pesawat garuda lho.....hehehe.semoga dgn adanya seminar MAGASING dan GIPIKA ini dapat miningkatkatkan kesadaran tingakat belajar siswa dan pendampingan belajar matematika di rumah maupun di sekolah.



MC kondang se PRIMAGAMA MARTAPURA DAN BANJARBARU  telah bikin meriah dan ga bikin bete peserta seninar...banyak games2 yg dibikin heboh oleh MC SKC & AHMED.TERIMAKASIH BUAT TEMAN PANITIA SEMUA..YG TELAH MEMBANTU DAN MENDUKUNG BISA TERLAKSANYA SEMINAR INI.THANKS.....I LOVE YOU....PRIMAGAMA DAHSYAT................


Sabtu, 04 Juni 2011

Modal Rp 2 Juta, Kini Punya 25 Pekerja

JAKARTA, KOMPAS.com - Belajar dari pembeli dan melihat tren di pasar, kini Wawan si perajin gelang kayu dari Situbondo, mampu memasarkan produknya hingga ke India. "Saya tahun 2002 mulai usaha ini, tapi dimulai dengan gantungan kunci," ujar Wawan kepada Kompas.com, di Jakarta, Minggu ( 30/5/2011 ).

Selang empat tahun setelahnya, ia pun mencoba untuk membuat gelang dari kayu. Pemilik Mentari Handycraft ini membuat produk ini karena melihat pasarnya di daerah Yogyakarta dan Bali cukup besar.
"Dari (gelang) polos, kita kreatif, ada ukir, ada gelang dengan menggunakan tambahan (penghias) pasir. Jadi gelang kayu dilapisi pasir laut," ungkapnya, yang memulai usaha dengan modal Rp 2 juta, untuk pembelian kayu.
Ia terus berinovasi dalam membuat gelang ini. Berbagai macam warna, hingga pemakaian gliter dicobanya. Bukan hanya gelang yang dihasilkannya, jika ada permintaan barang seperti tas, kalung, hingga cincin dari kayu akan diladeninya. "Kalau ada pesanan apapun, akan saya kerjain. Asal dari kayu," tuturnya.
Usaha yang dikerjakan bersama dengan adiknya ini, memiliki 25 orang pekerja. Di mana pekerja ini, ia rekrut dari masyarakat setempat. Bahkan mereka yang sedang pengangguran pun ia ajak.
Kayu yang ia pakai untuk kerajinan ini, disebut kayu mimbo. Namun, kalau di Situbondo sedang kosong untuk kayu tersebut, maka ia mendapatkannya dari Asembagus, hingga Banyuputih. Untuk ketersediaan kayu tersebut, ia memiliki 25 orang yang menjadi supliernya.
Mengenai persaingan di usaha sejenis, ia menyebutkan masing-masing daerah punya motif yang berbeda. Bahkan ada puluhan perajin yang berada di jenis usaha yang sama di kota asalnya, Situbondo. "Ya puluhan. Dan juga kebanyakan yang bikin itu dia jual mentahan juga. Kalau saya jual yang sudah jadi," tuturnya.
Sebagaimana usaha rakyat lainnya, modal menjadi kendala Wawan untuk mengembangkan usahanya. Karena setiap pesanan, ia butuh uang muka sekitar 50 persen dari jumlah pesanan untuk modal pembuatan. Nah, kesulitannya, ia menuturkan kalau pembeli mau bayar jika pesanan sudah selesai.
Ia mengungkapkan pernah masuk sebagai mitra binaan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Tidak bertahan lama karena jaminannya harus besar. Sedangkan pendapatan yang ia punya masih terbilang kecil.
Dari segi omzet, meski tidak menyebutkan angka pastinya, Wawan mengaku bisa memanen uang jika musim libur tiba.  Saat liburan, menurutnya omzet bisa mencapai 200 persen dari normal karena permintaan dari Bali dan Jogja biasanya naik.
Mengenai produksi, ia menyebutkan bisa memproduksi 6.000 gelang per harinya dengan rentang harga jual dari Rp 5.000 hingga Rp 30.000. Angka tersebut merupakan produksi rata-rata mengingat produksinya biasanya berdasarkan pesanan. Dan, wilayah yang jadi pemasarannya di Indonesia, yaitu Jogjakarta, Surabaya, dan Bali. "Cuma dari Bali ya itu ada yang dikirim ke Malaysia (dan) India," sebutnya, yang dikirim melalui distributor.
Ia menuturkan, gelang banyak disukai turis asing karena bahannya yang alami. Selain pengiriman ke daerah tersebut, ia juga menitipkan barangnya di sejumlah rumah makan dan toko.
Pria yang pernah mencicipi dunia media selama 15 tahun ini pun mengungkapkan akan mencoba bahan tambahan lain seperti pelepah pisang dan kulit telur bagi karyanya. "Yang penting alam," serunya.
Ia juga akan coba membuat kalung berbahan kayu dan batok kelapa. Sementara bahan, ia akan tetap memakai kayu, sebagai bahan utama. "Karena ada (bahan) alam di tempat saya paling banyak itu kayu. Jadi kita manfaatin apa yang ada di alam kita, di Situbondo," sebutnya.

Tidak Ada Tempat di Sisi Allah

Korupsi istilah keren dari kata mencuri, atau saraqah dalam Bahasa Arab yaitu menyembunyikan sesuatu yang bukan miliknya.       

Korupsi adalah mengambil secara tidak jujur perbendaharaan milik publik atau barang untuk kepentingan memperkaya dirinya sendiri.

Tindakan ini tingkah laku menyimpang dari tugas-tugas resmi yang secara sengaja dilakukan sendiri atau bersama-sama untuk memperoleh keuntungan berupa status, kekayaan atau uang untuk perorangan, maupun kelompok.

Negara Indonesia menurut lembaga survei internasional Political and Economic Risk Consultancy yang bermarkas di Hongkong merupakan negara terkorup di antara 12 negara di Asia, diikuti India dan Vietnam.

Kenapa orang korupsi ?

Ada beberapa alasan seseorang melakukan tindakan korupsi,

Pertama, karena faktor ekonomi. Artinya seseorang melakukan korupsi disebabkan keterdesakan ekonomi yang menghimpitnya. Dia tidak punya uang, padahal dia perlu untuk menutupi keperluan mendesak.

Hal itu terjadi karena, barangkali dia seorang pejabat, karyawan, atau pegawai miskin, sehingga sering kekurangan untuk mencukupi keperluan pokok hidup sehari-hari.

Atau boleh jadi dia sesungguhnya kaya, yang kebutuhan pokoknya sudah terpenuhi, akan tetapi perlu lebih banyak uang lagi untuk menutupi kebutuhan-kebutuhan sekunder seperti kendaraan pribadi, rumah mewah, gaya hidup, menambah tabungan.

Kedua, karena faktor budaya.

Seseorang melakukan korupsi itu karena budaya yang hidup dan berkembang di sekelilingnya. Dengan kata lain, korupsi telah menjadi sesuatu yang lumrah, normal, bahkan sebuahn kelaziman kerja.

Siapa yang tidak ikut dalam arus tersebut, akan terpinggirkan, dijauhi oleh lingkungan. Atau, malah lebih parahnya lagi, tidak akan mendapat jatah “kue” meski dalam kadar kecil sekalipun.

Pendek kata, siapa tidak ikut korupsi, akan jatuh, hancur, dan sengsara lahir dan batin. Dengan alasan tenggangrasa dia pun ikut-ikutan dalam budaya korupsi tersebut.

Ketiga, faktor lemahnya pengawasan.

Inilah yang umum terjadi. Seseorang tergoda untuk bertindak korups, karena sistem yang berlaku di tempat dia bekerja memungkinkannya untuk bertindak menyimpang.

Sebenarnya dia tidak begitu terdesak kebutuhan hidup dan sejenisnya, akan tetapi lemah sistem memberinya peluang untuk korupsi, maka dia pun mengambil peluang tersebut.

Dengan kata lain, niat (korupsi) sebenarnya tidak ada, tetapi kesempatan memberinya peluang. Ditambah lagi, tidak ada pengawasan memadai.

Sistem yang lemah sebaiknya bisa dilengkapi dengan pengawasan ketat untuk mencegah terjadinya praktik korupsi. Jika sistem lemah dan pengawasan juga rapuh, kondisi seperti ini jelas akan menjadi lahan basah korupsi.

Bagaimana mencegah korupsi?

Merenungkan sabda Rasulullah SAW “Setiap tubuh yang berkembang dari yang haram, maka neraka lebih utama baginya,” (HR Ahmad).

Uang atau harta yang berasal dari korupsi tak akan memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi kehidupan pelaku korupsi itu. Malah sebaliknya, segala amal dan ibadah yang berbasis dari pemanfaatan harta hasil korupsi itu sungguh tak akan diterima Allah.

Nabi bersabda: “Sesungguhnya Allah itu Thayyib (baik), tidak menerima (suatu amal) kecuali yang baik (halal).” (HR Muslim).

Dalam Alquran juga ada beberapa spirit untuk mencegah tindakan korupsi. Pertama memahami bahwa tujuan diciptakan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah dan menjadi manusia yang terbaik.   

Dalam artian pekerjaan atau aktivitas yang dilakukan adalah tujuannya untuk mendapatkan ridho Allah, tidak peduli  harus hidup miskin, meski tidak bermewah-mewah, asal dia tidak melanggar larangan Allah.

Baginya, keterhimpitan ekonomi, hidup secara bersahaja dan sederhana, itu semua lebih utama daripada kaya dan bermewah-mewah karena hasil mencuri uang negara (korupsi).

Baginya, orang yang mencari kekayaan dengan alasan apapun melalui jalan korupsi, meski secara lahiriah mereka sukses, tetapi sesungguhnya di hadapan Allah mereka adalah orang-orang yang kalah di dalam perlombaan, pecundang, karena cara mereka tidak mendapat perkenan di sisi-Nya.

Dan yang penting juga dilatih adalah semangat memberi dan berkurban bukan semangat untuk mengambil dan menambah.

Memerangi tindak korupsi adalah penting, tetapi upaya membangun sistem agar mental korup tidak tumbuh adalah sangat mendesak dan lebih penting.

Mencegah korupsi bisa dilakukan dengan cara murah, mudah, dan sederhana, yaitu cukup dilakukan dengan memberi contoh atau ketauladanan.

Tauladan itu misalnya, sehari-hari pimpinan harus mau selalu memberi dan atau mengurangi apa yang diterimanya.

Sebaliknya, suasana mencari tambahan hendaknya dihindari sejauh-jauhnya. Jika para pemimpin mau melakukan hal itu, insya Allah, apa yang kita benci yakni tumbuhnya mental korup akan bisa dihindari.

Para pejabat, pengusaha, dosen, dan karyawan digerakkan untuk berinfak dua 20 persen dari pendapatan/gaji setiap bulan, dan dana tersebut disalurkan kepada lembaga zakat, infaq dan sedekah untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Kalau ini sudah dibiasakan tentu akan menekan mental korup masyarakat Indonesia, Amin.
Oleh: Gt Makmur, Penulis, pengajar di IAIN Antasari Banjarmasin

Selasa, 10 Mei 2011

GIPIKA  & MAGASING PERTAMA DI KALSELTENG......29 MEI DI BANJARBARU / MARTAPURA BUAT IBU - IBU YG PINGIN PINTAR  MATEMATIKA....BURUAN DAFTAR ....PESERTA TERBATAS.....

Senin, 09 Mei 2011

29 Tahun Primagama Turut Mencerdaskan Bangsa

Primagama adalah suatu Lembaga Bimbingan Belajar yang lahir di kota pelajar - Yogyakarta pada tanggal 10 Maret 1982 dan berkantor Pusat di Yogyakarta. Selama 29 tahun kami sebagai pendamping siswa dalam belajar telah banyak mengalami perkembangan serta penyempurnaan dalam berbagai hal. Sehingga langkah pencapaian jargon Primagama adalah bimbingan belajar, dan bimbingan belajar  adalah Primagama sudah sukses kita lalui. Sekarang harus lebih  komprehenship  dalam mendampingi belajar siswa, sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan dan kebutuhan siswa maupun orangtua siswa.

Untuk itu, Primagama di ultah ke-29 ini, telah pula menyiapkan inovasi-inovasi baru dalam pelayanan yang makin qualified. Dengan dukungan 766 kantor cabang, kurang lebih 20.511 Instruktur Smart (baca : tentor, guru), 3.540 para SDM profesional   atau karyawan, 400 mitra usaha yang ikut mengelola usaha ini. Memang dibutuhkan manajemen yang modern dan solid untuk mengawaki Primagama yang sedemikian besar ini   Maka Primagama saat ini  semakin percaya diri melangkah ke depan untuk membuktikan bahwa Primagama memang layak menjadi terbesar,   terdepan dan terunggul.

Untuk mendukung pelayanan akademik dengan basic IT,  Primagama telah menggandeng PT Microsoft Indonesia agar proses pembelajaran lebih efisien dengan model bimbel on line. Dan ini satu-satunya dan pertama bagi bimbel di Indonesia. Para siswa Primagama akan mendapatkan layanan belajar di rumah melalui layanan online melalui situs www.primagamaplus.com. Situs tersebut memberi layanan berupa e-module, video pembelajaran, try out online, games edukatif, kunsultasi online, dan chatting antar siswa.
.
Tak cukup dengan itu Primagama juga selalu meng-up grade sarana dan prasarana belajar, Instruktur Smartnya, sarana evaluasi belajar dan sebagainya. Di Primagama tidak ada itu pembocoran-pembocoran  soal, karena proses pembelajarannya memang terstruktur, jelas,  terarah, efektif dan efisien yang meliputi semua aspek pembelajaran secara komprehensif.

Langkah ini dilakukan untuk melengkapi langkah-langkah inovasi sebelumnya seperti test potensi dan  bakat anak dengan finger print (lewat DMI Primagama) yang bisa diperoleh secara gratis, maupun konsep remedial, enrichement, dan consulting. Selain itu juga terus dikembangkan model-model pembelajaran dengan pendekatan logika semacam fisitaru (fisika tanpa rumus) matematika gasing (gampang asik dan menyenangkan) dan sebagainya.

Untuk menjawab kritikan sebagian masyarakat bahwa Primagama itu mahal dan hanya berorientasi bisnis, maka dalam rangka ulang tahun ke-29 ini,  Primagama bekerjasama dengan sekolah-sekolah mengundang 100.000 siswa berprestasi di seluruh Indonesia untuk mengikuti bimbingan  GRATIS selama satu tahun di Primagama. Ini khusus siswa berprestasi kelas 5 SD, 8 SMP dan 11 SMA. Ini bagian dari komitmen Primagama untuk ikut serta dalam mencerdaskan bangsa. Kesempatan ini hanya berlaku pada bulan Maret 2011.

Dari sisi prestasi manajemen, tak dapat dipungkiri prestasi gemilang Primagama memang telah mendapat penghargaan dari beberapa pihak antara lain:  Sertifikat ISO 1998, Superbrand, Marketing Award, Franchise Award, Top Brand for Kid Award dan sebagainya. Ini menunjukkan bahwa kesungguhan manajemen Primagama tidak main-main dan Primagama merupakan satu-satunya bimbingan belajar di Indonesia yang terpilih untuk mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut. 

Dalam rangka bulan ulang tahun ini kantor pusat Primagama mengadakan 2 kegiatan besar, sebagai rasa syukur kepada Allah SWT yaitu Kamis, tanggal 10 Maret 2011 di Ghra Sarana Vidi dengan acara Tasyakkuran Ulang Tahun ke-29 yang diikuti oleh seluruh Instruktur Smart se-DIY sejumlah 357 dan seluruh karyawan kantor pusat, Franchisee Primagama di wilayah DIY, dan para Pimpinan Primagama Network. Kemudian pada hari Minggu, tanggal 13 Maret 2011 di SMKI Bugisan, Yogyakarta diadakan acara gathering seluruh karyawan Primagama Network  beserta keluarganya yang diperkirakan sejumlah 800 orang. Primagama Network adalah unit-unit usaha di bawah bendera Primagama yaitu antara lain Lembaga Pendidikan Primagama, TK dan Playgroup Primagama, PT DMI, Primagama English, Edu Power, HomeSchooling Primagama, Demians Magic Academy, Ahmad Dhani School of Rock, dan Primagama Plus. 

Meskipun Primagama besar, kita tak boleh takabbur, bahwa semua ini juga atas rahmat  Allah SWT  dan didukung oleh segenap karyawan, mulai satpam, tukang sapu sampai tukang parkir, insan-insan cinta pendidikan maju se-Indonesia, Bapak dan Ibu guru, pejabat terkait, dan kita semua. Untuk itu, Primagama mengucapkan beribu terima kasih kepada pihak-pihak yang peduli dan mendukung Indonesia Maju. Semoga Allah SWT meridhoi. Amiiin


Yogyakarta, 10 Maret 2011



Adam Primaskara
General Manager.

Jumat, 06 Mei 2011

RESERVASI 2011/2012

DI BUKA PENDAFTARAN RESERVASI 2011 /2012 BIAYA HEMAT 25% PLUS GRATIS PENDAFTARAN RP 150.000,-